Kadang hidup itu rasanya kayak dipojokin di sudut ring tinju—dipukul kanan kiri, sampai nggak ada ruang buat napas, apalagi buat berdiri. Tapi justru di titik serendah itu, tawakal itu kerasa paling nyata. Bukan pas semua lagi lancar, tapi pas kita jatuh ke lantai dunia dan cuma bisa bilang dalam hati, “Ya Allah… aku pasrah, tapi aku masih mau coba lagi.” Kayak kata Thomas Wayne ke Bruce, “Why do we fall? So we can learn to pick ourselves up.” Dan Rocky Balboa juga nyelipin pesan legendaris itu: “It’s not about how hard you hit, but how hard you can get hit and keep moving forward.” Hidup bakal terus ngetes mental, tapi Allah nggak pernah ninggalin. Ada rasa hangat yang cuma muncul pas kita benar-benar bersandar pada-Nya.Dalam pandangan Islam, jatuh itu bukan akhir cerita. Justru sering jadi tanda undangan dari Allah buat kita balik, lebih lembut, lebih sadar, lebih dekat. Allah bilang dalam QS. Az-Zumar:53, “Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.” Dan ada juga hadits Rasulullah SAW: “Ketahuilah, pertolongan itu datang bersama kesabaran.” (HR. Tirmidzi). Jadi, meski hidup lagi nendang keras, tugas kita tetap dua: ikhtiar dan doa. Usaha itu pegangan, doa itu bahan bakar, dan tawakal itu rembesan tenang yang bikin kita tetap waras. Selama kita masih mau merangkak pelan, Allah pasti bukakan jalan, meski awalnya cuma selebar celah cahaya. Terus maju, pelan nggak apa-apa. Yang penting nggak berhenti percaya.
Dari Relung yang Hampir Padam
Di tepi gelap aku hampir melepaskan diri dari harapan.
Angin malam menggigilkan doa yang nyaris putus.
Aku berdiri rapuh, menunggu dunia berhenti mengguncang.
Namun dari retak terdalam, cahaya kecil masih memanggilku.
Pelan aku bangkit, membawa luka seperti lentera.
Langkahku goyah, tapi jiwaku kembali belajar terbang.
Aku temukan Tuhan dalam senyap yang menenangkan.
Dan dari pasrah itulah, kekuatanku lahir lagi.
Mas Bojreng dalam diam
#RiseAgain #SilentStrength #FaithAndFire #FromFallToFlight #LightAfterDark
#poem #poetry #poetsofinstagram #poets #poet #poetrycommunity #catatanmasbojreng #masbojreng

No comments:
Post a Comment