Saturday, February 7, 2026

Di Depan Cermin yang Jujur


Aku berdiri di depan cermin,

bukan untuk menilai wajah,
melainkan menanyai hati
yang sering bersembunyi dari terang.

Aku kira mereka yang frustrasi,
ternyata aku yang letih,
aku kira mereka tak benar,
ternyata langkahku yang pincang.

Saat bisik buruk sampai ke telinga,
aku menuduh iri dan salah,
namun sunyi membongkar rahasia:
akulah yang keliru membaca diri.

Aku bukan seindah sangka,
bukan seteguh pujian,
aku hanya tanah
yang lupa asal debunya.

Astagfirullahaladzim,
ampuni hamba-Mu, ya Allah,
tuntun tanganku memperbaiki diri,
agar esok lebih jujur dari hari ini.

Mas Bojreng dalam diam

#SelfReflection #InnerAwakening #HumilityJourney #SpiritualGrowth #SeekingForgiveness
#poem #poetry #poetsofinstagram #poets #poet #poetrycommunity #catatanmasbojreng #masbojreng

No comments:

Post a Comment

Di Depan Cermin yang Jujur

Aku berdiri di depan cermin, bukan untuk menilai wajah, melainkan menanyai hati yang sering bersembunyi dari terang. Aku kira mereka yan...